SURAT PERNYATAN DUKA CITA DAN SIKAP KELUARGA BESAR…
Dari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang
Kembali ke Atas
Dari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang
No: 08/SP-PCM/VIII/2026 Hal: Pernyataan Sikap Terkait Aspirasi Warga Pati dan Menjaga Kondusivitas Tatanan
Dengan penuh hormat dan kehangatan, Pecimerah menyampaikan selamat atas terselenggaranya Muktamar Ke-35 Nahdlatul
Hari ini, tugas kita bukan lagi mengangkat senjata di medan perang. Tugas kita
Pada momentum Idulkurban 1447 H, PeciMerah berkontribusi langsung di delapan titik kecamatan di
Dalam upaya menjaga kemurnian syariat, meningkatkan kualitas pangan halal, serta membangun sumber daya
Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, mari kita maknai kebangkitan bukan
Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh
Dari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah, saudara kami tercinta: Bapak Bambang Setiawan
Pager Adat Kaum Hawa Betawi membuka kesempatan bagi perempuan-perempuan terbaik yang memiliki keberanian, integritas, kepedulian sosial, semangat kebangsaan, serta keberpihakan pada perlindungan hak dan martabat perempuan.
PAGAR ADAT BETAWI membuka pendaftaran bagi putra-putri terbaik yang memiliki jiwa patriotisme, semangat kebangsaan, integritas, disiplin, serta kepedulian terhadap adat dan budaya Betawi.
Dengan penuh rasa hormat dan takzim kepada para senior serta seluruh tokoh yang selama ini telah menjaga marwah, kebudayaan, dan kepentingan masyarakat Betawi, izinkan kami menyampaikan sebuah gagasan sederhana.
No: 08/SP-PCM/VIII/2026 Hal: Pernyataan Sikap Terkait Aspirasi Warga Pati dan Menjaga Kondusivitas Tatanan Sosial
Dengan penuh hormat dan kehangatan, Pecimerah menyampaikan selamat atas terselenggaranya Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.
Peci merah bukan sekadar warna yang bertengger di kepala. Ia adalah tanda dari sebuah kesadaran bahwa zaman tidak akan berubah hanya karena manusia pandai berbicara, tetapi karena ada hati yang berani menegakkan kebenaran dan jiwa yang bersedia mengabdikan diri.
Nabi Muhammad ﷺ lahir membawa risalah yang mengangkat manusia dari kegelapan menuju cahaya, dari kebodohan menuju ilmu, dari perpecahan menuju persaudaraan, dan dari kesombongan menuju kemuliaan akhlak.
Hari ini, tugas kita bukan lagi mengangkat senjata di medan perang. Tugas kita adalah mengangkat martabat bangsa : dengan ilmu, dengan akhlak, dengan keadilan, dengan persatuan, dan dengan keberanian melawan kebodohan, keserakahan, serta segala bentuk ketidakadilan.
Rumah Peradaban PeciMerah lahir dari keyakinan bahwa peradaban tidak dibangun oleh gedung yang megah, melainkan oleh manusia yang hatinya dipersatukan, ilmunya dipertemukan, dan langkahnya digerakkan bersama.
Mari hadir bersama para budayawan, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, dan seluruh anak bangsa dalam ruang dialog budaya dan kebangsaan.
Negeri ini tidak akan runtuh hanya karena kemiskinan sumber daya. Negeri ini juga tidak akan hancur hanya karena perbedaan pandangan. Namun sebuah bangsa dapat mengalami kemunduran ketika urusan publik dijalankan secara ugal-ugalan dan ugel-ugelan.
Pada momentum Idulkurban 1447 H, PeciMerah berkontribusi langsung di delapan titik kecamatan di wilayah Jakarta Barat, bersama masyarakat, para relawan, dan berbagai unsur lingkungan setempat. Kehadiran PeciMerah menjadi wujud nyata semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama dalam menyebarkan manfaat dan kebahagiaan di Hari Raya Kurban.
Dalam upaya menjaga kemurnian syariat, meningkatkan kualitas pangan halal, serta membangun sumber daya manusia yang profesional dan berakhlak, kami mengajak masyarakat, para pelaku usaha, pengurus masjid, panitia qurban, hingga generasi muda untuk mengikuti Pelatihan Juru Sembelih bersama komunitas PeciMerah.
Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, mari kita maknai kebangkitan bukan hanya sebagai semangat persatuan bangsa, tetapi juga sebagai kebangkitan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sebagai warisan kehidupan bagi generasi mendatang.
Pecimerah mengajak bukan hanya untuk bergandeng tangan, tetapi untuk menyatukan arah, bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi meneguhkan persaudaraan lahir dan batin yang berakar dalam nilai dan menjulang dalam cita.
Menjadi tuan rumah di tanah sendiri bukan soal kekuasaan semata, melainkan tentang kesadaran, tanggung jawab, dan keberanian untuk menjaga warisan leluhur.
Indonesia yang tidak kehilangan akarnya! Indonesia yang berdiri tegak dengan budayanya! Indonesia yang berani berkata benar, walau sendiri! Pecimerah tidak akan diam! Pecimerah tidak akan mundur!
Budaya 6 Oktober 2022
Budaya 6 Oktober 2022
Budaya 7 Oktober 2022
Budaya 8 Oktober 2022
Budaya 8 Oktober 2022
Budaya 1 September 2023
Budaya 25 September 2024
Budaya 4 Desember 2024
Dari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah,
Dengan penuh hormat dan kehangatan, Pecimerah menyampaikan selamat atas terselenggaranya Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.
Menjadi tuan rumah di tanah sendiri bukan soal kekuasaan semata, melainkan tentang kesadaran, tanggung jawab, dan keberanian untuk
NU mesti dijaga, bukan dipertentangkan. NU mesti dirawat, bukan dirusakkan. NU mesti disatukan, bukan dipecah-pecah.
Rumah Peradaban PeciMerah kembali mengambil langkah strategis dalam melestarikan sejarah, ilmu, dan ketokohan ulama-ulama besar Betawi.
Komunitas PeciMerah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menetapkan kopeah atau peci merah sebagai salah satu simbol dan
Kami, Rumah Peradaban Pecimerah, berdiri dengan tekad untuk merawat Jakarta sebagai kota peradaban — sebuah kota yang tidak
Kopeah atau peci bagi orang Betawi bukan sekadar penutup kepala, melainkan lambang jati diri dan martabat. Terlebih ketika
Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, mari kita maknai kebangkitan bukan hanya sebagai semangat persatuan bangsa,
Indonesia yang tidak kehilangan akarnya! Indonesia yang berdiri tegak dengan budayanya! Indonesia yang berani berkata benar, walau sendiri!
“Biar pecah di perut, asal jangan pecah di mulut” adalah petuah para tetua Betawi yang sarat hikmah. Sebuah
NU mesti dijaga, bukan dipertentangkan. NU mesti dirawat, bukan dirusakkan. NU mesti disatukan, bukan dipecah-pecah.
Kami, Rumah Peradaban Pecimerah, berdiri dengan tekad untuk merawat Jakarta sebagai kota peradaban — sebuah kota yang tidak
Di Indonesia tidak boleh ada bendera yang dipasang lebih tinggi dikibarkan kecuali bendera merah putih, hanya satu yang
Kekuatan tak hanya dipunyai laki-laki, karena wanita juga memeroleh porsi yang sama; memiliki versinya tak serupa. Suami, mendapat
Siapa dan apa pun fungsi kita maka tidak akan pernah terlepas dari adanya pilihan. Fungsi hidup ini sejatinya
7 Oktober 2022
Tidur sudah menjadi sesuatu yang mewah di kehidupan modern. Apalagi untuk tubuh. Tuntutan pekerjaan dan kesibukan masyarakat perkotaan ditambah gaya
Read more
Kue cucur merupakan salah satu panganan khas Betawi tempo dulu. Keberadaan kue cucur ini makin menguatkan kekayaan kuliner
Di Pasundan dikenal dengan sebutan Badawang, di Jawa Tengah disebut Barongan Buncis, sedangkan di Bali lebih dikenal dengan
Lihat LebihNama Batik Betawi belum setenar batik dari daerah lain seperti Pekalongan, Solo, Yogya, atau Cirebon. Namun sebenarnya Batik
Lihat LebihDari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah,
Lihat LebihPager Adat Kaum Hawa Betawi membuka kesempatan bagi perempuan-perempuan terbaik yang memiliki keberanian, integritas, kepedulian sosial, semangat kebangsaan,
Lihat LebihPAGAR ADAT BETAWI membuka pendaftaran bagi putra-putri terbaik yang memiliki jiwa patriotisme, semangat kebangsaan, integritas, disiplin, serta kepedulian
Lihat LebihDengan penuh rasa hormat dan takzim kepada para senior serta seluruh tokoh yang selama ini telah menjaga marwah,
Lihat LebihDi Pasundan dikenal dengan sebutan Badawang, di Jawa Tengah disebut Barongan Buncis, sedangkan di Bali lebih dikenal dengan
Nama Batik Betawi belum setenar batik dari daerah lain seperti Pekalongan, Solo, Yogya, atau Cirebon. Namun sebenarnya Batik
Dari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah,
Pager Adat Kaum Hawa Betawi membuka kesempatan bagi perempuan-perempuan terbaik yang memiliki keberanian, integritas, kepedulian sosial, semangat kebangsaan,
PAGAR ADAT BETAWI membuka pendaftaran bagi putra-putri terbaik yang memiliki jiwa patriotisme, semangat kebangsaan, integritas, disiplin, serta kepedulian
Dengan penuh rasa hormat dan takzim kepada para senior serta seluruh tokoh yang selama ini telah menjaga marwah,
No: 08/SP-PCM/VIII/2026 Hal: Pernyataan Sikap Terkait Aspirasi Warga Pati dan Menjaga Kondusivitas Tatanan Sosial
Dengan penuh hormat dan kehangatan, Pecimerah menyampaikan selamat atas terselenggaranya Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.
Peci merah bukan sekadar warna yang bertengger di kepala. Ia adalah tanda dari sebuah kesadaran bahwa zaman tidak
Nabi Muhammad ﷺ lahir membawa risalah yang mengangkat manusia dari kegelapan menuju cahaya, dari kebodohan menuju ilmu, dari
Hari ini, tugas kita bukan lagi mengangkat senjata di medan perang. Tugas kita adalah mengangkat martabat bangsa :
Rumah Peradaban PeciMerah lahir dari keyakinan bahwa peradaban tidak dibangun oleh gedung yang megah, melainkan oleh manusia yang
Mari hadir bersama para budayawan, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, dan seluruh anak bangsa dalam ruang dialog budaya dan
Negeri ini tidak akan runtuh hanya karena kemiskinan sumber daya. Negeri ini juga tidak akan hancur hanya karena
Masukkan alamat email anda untuk selalu mendapatkan notifikasi artikel terbaru.

Sebagai lembaga yang berorientasi pada masyarakat Betawi, khususnya seni budaya Betawi. Peci Merah Pesilat Betawi juga tergabung dalam Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), dan Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) yang merupakan induk dari semua organisasi yang bersifat ke-Betawi-an.
Dari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah, saudara kami…
Berita 30 Agustus 2026
Dengan penuh hormat dan kehangatan, Pecimerah menyampaikan selamat atas terselenggaranya Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.
Berita 30 Agustus 2026
No: 08/SP-PCM/VIII/2026 Hal: Pernyataan Sikap Terkait Aspirasi Warga Pati dan Menjaga Kondusivitas Tatanan Sosial
Berita 30 Agustus 2026
Pada momentum Idulkurban 1447 H, PeciMerah berkontribusi langsung di delapan titik kecamatan di wilayah Jakarta Barat, bersama masyarakat, para relawan,…
Berita 30 Agustus 2026
Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, mari kita maknai kebangkitan bukan hanya sebagai semangat persatuan bangsa, tetapi juga…
Berita 30 Agustus 2026
Logo Pecimerah telah mendapatkan perlindungan hukum sebagai merek resmi Indonesia.
Berita 30 Agustus 2026
Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menyoroti dugaan pelanggaran hak atas tanah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov…
Berita 30 Agustus 2026
Komunitas PeciMerah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menetapkan kopeah atau peci merah sebagai salah satu simbol dan identitas resmi…
Berita 30 Agustus 2026
Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan kecanggihan teknologi, melainkan oleh…
Berita 30 Agustus 2026
Rumah Peradaban PeciMerah kembali mengambil langkah strategis dalam melestarikan sejarah, ilmu, dan ketokohan ulama-ulama besar Betawi.
Berita 30 Agustus 2026
081 123 3030
Copyright by ©Pecimerah - 2022