• 20 April 2026
  • No Comment
  • 120

PECIMERAH DAN JALAN PERSATUAN – DARI SILATURAHMI MENUJU KEABADIAN NILAI

PECIMERAH DAN JALAN PERSATUAN – DARI SILATURAHMI MENUJU KEABADIAN NILAI

Saatnya, dari pelbagai lini dan penjuru, dari akar rumput hingga pucuk pimpinan, kita kembali menyadari satu hakikat: bahwa kekuatan sejati tidak lahir dari banyaknya suara, melainkan dari kesatuan jiwa. Di titik inilah Pecimerah hadir, bukan sekadar sebagai gerakan, tetapi sebagai simpul yang merajut yang tercerai, sebagai nafas yang menghidupkan kembali kesadaran kolektif kaum Betawi.

Pecimerah mengajak bukan hanya untuk bergandeng tangan, tetapi untuk menyatukan arah, bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi meneguhkan persaudaraan lahir dan batin yang berakar dalam nilai dan menjulang dalam cita. Karena persaudaraan sejati bukanlah pertemuan sesaat, melainkan kesinambungan rasa yang terjaga, komitmen yang tak lekang oleh waktu, dan keikhlasan yang tak tergoyahkan oleh keadaan.

Dalam kebijaksanaan hidup, air yang jernih adalah air yang terus mengalir, begitu pula pergerakan ini, ia tidak berhenti pada seremoni, tidak selesai pada kata, melainkan terus bergerak, merawat, dan menumbuhkan. Dari gerak yang berkesinambungan itulah teranyam masa depan, masa depan Betawi yang bukan hanya bertahan, tetapi memimpin arah peradaban.

Dan dari rahim persatuan ini, akan lahir generasi yang tidak sekadar kuat secara lahir, tetapi juga dalam batin dan akal, generasi yang mengakar pada tradisi, namun mampu melampaui zamannya, generasi yang tidak kehilangan jati diri, sekaligus tidak tertinggal dalam perubahan.

Pada akhirnya, yang kita bangun bukan sekadar kemajuan Jakarta, melainkan kemuliaan manusianya. Sebab kota boleh menjulang tinggi, namun tanpa jiwa yang bersatu, ia hanya akan menjadi ruang tanpa makna.

Maka ketika kaum Betawi bersatu dalam kesadaran, berjalan dalam kebersamaan, dan berjuang dalam keikhlasan, di situlah lahir peradaban yang tidak hanya besar, tetapi juga agung dan berkeadaban.

[ PECIMERAH X FBR ]

Terima kasih
Salam hormat kami, kepada Imam besar KH. Lutfi Hakim serta seluruh pimpinan dan jajaran anggota FBR
Wabil khusus abang kami. Haji Mujamil ketua FBR Jakarta Barat

Artikel Terkait

SURAT PERNYATAN DUKA CITA DAN SIKAP KELUARGA BESAR PECIMERAH

SURAT PERNYATAN DUKA CITA DAN SIKAP KELUARGA BESAR PECIMERAH

​Dari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang mendalam atas berpulangnya…
🔴 PENDAFTARAN ANGGOTA

🔴 PENDAFTARAN ANGGOTA

Pager Adat Kaum Hawa Betawi membuka kesempatan bagi perempuan-perempuan terbaik yang memiliki keberanian, integritas, kepedulian sosial,…
🇮🇩 PENDAFTARAN ANGGOTA PAGER ADAT BETAWI

🇮🇩 PENDAFTARAN ANGGOTA PAGER ADAT BETAWI

PAGAR ADAT BETAWI membuka pendaftaran bagi putra-putri terbaik yang memiliki jiwa patriotisme, semangat kebangsaan, integritas, disiplin,…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *