• 16 April 2026
  • No Comment
  • 24

Tuan Rumah di Tanah Sendiri

Tuan Rumah di Tanah Sendiri

Jakarta bukan sekadar kota, ia adalah ruang sejarah, ruang perjuangan, dan ruang kehidupan yang lahir dari akar budaya Betawi. Di tanah inilah nilai, adat, dan jati diri tumbuh, menjadi fondasi yang tidak boleh tercerabut oleh zaman.

Menjadi tuan rumah di tanah sendiri bukan soal kekuasaan semata, melainkan tentang kesadaran, tanggung jawab, dan keberanian untuk menjaga warisan leluhur. Betawi bukan penonton di kampungnya sendiri, melainkan penjaga nilai, penggerak kebersamaan, dan pilar peradaban Jakarta.

Hari ini, kita diingatkan untuk kembali ngeriung, kembali merapatkan barisan, memperkuat silaturahmi, serta meneguhkan peran kita sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Jakarta. Kita bangkit bukan untuk menyingkirkan, tetapi untuk menegaskan jati diri, bahwa Betawi hadir, hidup, dan berperan.

Melalui Ngeriung Girang, diRumah Peradaban Pecimerah kita rajut kembali kebersamaan, kita hidupkan kembali semangat gotong royong, dan kita kuatkan tekad bahwa di tanah ini, kita bukan sekadar ada, kita adalah tuan rumah.

Karena menjaga Jakarta adalah menjaga marwah kita bersama.

[ PeciMerah Rumah Peradaban. ]

Artikel Terkait

Pecimerah adalah simbol gerakan moral!

Pecimerah adalah simbol gerakan moral!

Indonesia yang tidak kehilangan akarnya! Indonesia yang berdiri tegak dengan budayanya! Indonesia yang berani berkata benar,…
PIDATO KETUA UMUM PECIMERAH DALAM ACARA LEBARAN BETAWI 2026

PIDATO KETUA UMUM PECIMERAH DALAM ACARA LEBARAN BETAWI 2026

Melalui Lebaran Betawi ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan di mana masyarakat bisa berkumpul tanpa sekat,…
🎉 AYO HADIRI LEBARAN BETAWI 2026! 🎉

🎉 AYO HADIRI LEBARAN BETAWI 2026! 🎉

Ajak keluarga, sahabat, dan tetangga—jadikan momen ini ajang mempererat ukhuwah dan kebanggaan sebagai warga Betawi &…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *