• 16 April 2026
  • No Comment
  • 163

Tuan Rumah di Tanah Sendiri

Tuan Rumah di Tanah Sendiri

Jakarta bukan sekadar kota, ia adalah ruang sejarah, ruang perjuangan, dan ruang kehidupan yang lahir dari akar budaya Betawi. Di tanah inilah nilai, adat, dan jati diri tumbuh, menjadi fondasi yang tidak boleh tercerabut oleh zaman.

Menjadi tuan rumah di tanah sendiri bukan soal kekuasaan semata, melainkan tentang kesadaran, tanggung jawab, dan keberanian untuk menjaga warisan leluhur. Betawi bukan penonton di kampungnya sendiri, melainkan penjaga nilai, penggerak kebersamaan, dan pilar peradaban Jakarta.

Hari ini, kita diingatkan untuk kembali ngeriung, kembali merapatkan barisan, memperkuat silaturahmi, serta meneguhkan peran kita sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Jakarta. Kita bangkit bukan untuk menyingkirkan, tetapi untuk menegaskan jati diri, bahwa Betawi hadir, hidup, dan berperan.

Melalui Ngeriung Girang, diRumah Peradaban Pecimerah kita rajut kembali kebersamaan, kita hidupkan kembali semangat gotong royong, dan kita kuatkan tekad bahwa di tanah ini, kita bukan sekadar ada, kita adalah tuan rumah.

Karena menjaga Jakarta adalah menjaga marwah kita bersama.

[ PeciMerah Rumah Peradaban. ]

Artikel Terkait

SURAT PERNYATAN DUKA CITA DAN SIKAP KELUARGA BESAR PECIMERAH

SURAT PERNYATAN DUKA CITA DAN SIKAP KELUARGA BESAR PECIMERAH

​Dari hati yang paling dalam, kami Keluarga Besar PECIMERAH, bersaksi atas kesedihan yang mendalam atas berpulangnya…
🔴 PENDAFTARAN ANGGOTA

🔴 PENDAFTARAN ANGGOTA

Pager Adat Kaum Hawa Betawi membuka kesempatan bagi perempuan-perempuan terbaik yang memiliki keberanian, integritas, kepedulian sosial,…
🇮🇩 PENDAFTARAN ANGGOTA PAGER ADAT BETAWI

🇮🇩 PENDAFTARAN ANGGOTA PAGER ADAT BETAWI

PAGAR ADAT BETAWI membuka pendaftaran bagi putra-putri terbaik yang memiliki jiwa patriotisme, semangat kebangsaan, integritas, disiplin,…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *