- 17 Agustus 2026
- No Comment
- 15
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81
Kembali ke Atas
Indonesia Merdeka bukan sekadar terbebas dari penjajahan. Kemerdekaan adalah keberanian untuk membangun bangsa yang beradab.
17 Agustus 2026 kembali mengingatkan kita bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan amanah yang diwariskan para pejuang kepada generasi penerus.
Hari ini, tugas kita bukan lagi mengangkat senjata di medan perang. Tugas kita adalah mengangkat martabat bangsa : dengan ilmu, dengan akhlak, dengan keadilan, dengan persatuan, dan dengan keberanian melawan kebodohan, keserakahan, serta segala bentuk ketidakadilan.
Sebagai Ketua Umum Rumah Peradaban Pecimerah Betawi, saya mengajak seluruh anak bangsa:
Jangan hanya menjadi bangsa yang merdeka secara politik, tetapi jadilah bangsa yang merdeka dalam pikiran, luhur dalam akhlak, maju dalam ilmu, kuat dalam persatuan, dan adil dalam kehidupan.
Sebab bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang tinggi gedungnya, tetapi bangsa yang tinggi adabnya.
Mari kita rawat Indonesia dengan gotong royong.
Kita jaga kebinekaan dengan persaudaraan.
Kita bangun Jakarta sebagai kota peradaban.
Dan dari Jakarta, kita kobarkan semangat untuk Indonesia yang berperadaban.
Karena kami percaya :
Jakarta pasti aman bila warganya beradab. Indonesia akan kuat bila rakyatnya bersatu. Dan Indonesia akan besar bila kemerdekaannya diisi dengan ilmu, iman, akhlak, dan keadilan.
Di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, mari kita berhenti bertanya, “Apa yang sudah negara berikan kepada kita?”
Mari kita balik pertanyaannya:
“Apa yang sudah kita berikan untuk Indonesia?”
Selama masih ada napas di dada,
selama Merah Putih masih berkibar,
selama anak-anak bangsa masih punya harapan,
kita tidak boleh berhenti membangun peradaban.
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81.
Indonesia Merdeka.
Indonesia Berdaulat.
Indonesia Beradab.
Indonesia Berperadaban.
Jayalah negeriku.
Banggallah bangsaku.
Jadikan Indonesia bukan hanya bangsa yang besar, tetapi bangsa yang mulia.
H. Ahmad Basuni, S.Pd.I., MM.
Ketua Umum Rumah Peradaban Pecimerah Betawi

Sebagai lembaga yang berorientasi pada masyarakat Betawi, khususnya seni budaya Betawi. Peci Merah Pesilat Betawi juga tergabung dalam Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), dan Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) yang merupakan induk dari semua organisasi yang bersifat ke-Betawi-an.
Pada momentum Idulkurban 1447 H, PeciMerah berkontribusi langsung di delapan titik kecamatan di wilayah Jakarta Barat, bersama masyarakat, para relawan,…
Berita 18 Agustus 2026
Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026, mari kita maknai kebangkitan bukan hanya sebagai semangat persatuan bangsa, tetapi juga…
Berita 18 Agustus 2026
Logo Pecimerah telah mendapatkan perlindungan hukum sebagai merek resmi Indonesia.
Berita 18 Agustus 2026
Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta menyoroti dugaan pelanggaran hak atas tanah yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov…
Berita 18 Agustus 2026
Komunitas PeciMerah mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menetapkan kopeah atau peci merah sebagai salah satu simbol dan identitas resmi…
Berita 18 Agustus 2026
Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan kecanggihan teknologi, melainkan oleh…
Berita 18 Agustus 2026
Rumah Peradaban PeciMerah kembali mengambil langkah strategis dalam melestarikan sejarah, ilmu, dan ketokohan ulama-ulama besar Betawi.
Berita 18 Agustus 2026
Rumah Peradaban PeciMerah menginisiasi lahirnya Yayasan Ilmu Syekh Junaid Albatawi sebagai wadah pelestarian keilmuan, keagamaan dan kebudayaan masyarakat Betawi.
Berita 18 Agustus 2026
081 123 3030
Copyright by ©Pecimerah - 2022