- 12 Juli 2026
- No Comment
- 14
NGERIUNG GIRANG PECIMERAH EDISI 95
Tema: “RUWAT RUWET NEGERI PERTIWI”
Membaca Peran Iblis di Jalan yang Lurus dan Ikhtiar Membangun Indonesia Berperadaban
Ada satu pesan Al-Qur’an yang sangat menggugah untuk direnungkan dalam kehidupan berbangsa. Ketika Iblis diusir karena kesombongannya, ia tidak bersumpah akan menunggu manusia di tempat-tempat maksiat. Justru ia berkata:
ููุงูู ููุจูู ูุง ุฃูุบูููููุชูููู ููุฃูููุนูุฏูููู ููููู ู ุตูุฑูุงุทููู ุงููู ูุณูุชููููู ู
“Karena Engkau telah menghukumku tersesat, sungguh aku benar-benar akan duduk menghadang mereka di jalan-Mu yang lurus.” (QS. Al-A’raf: 16)
Ayat ini mengajarkan bahwa ujian terbesar bukan ketika manusia berada di jalan yang salah, melainkan ketika ia sedang berjalan di jalan yang benar.
Begitu pula sebuah bangsa.
Ketika bangsa berusaha menegakkan keadilan, menjaga persatuan, merawat budaya, menguatkan moral, dan membangun peradaban, di sanalah berbagai godaan akan datang: keserakahan, korupsi, adu domba, fitnah, penyalahgunaan kekuasaan, lunturnya adab, hingga hilangnya jati diri bangsa.
Karena itu, “Ruwat Negeri Pertiwi” bukan sekadar sebuah tema. Ia adalah ajakan untuk membersihkan cara berpikir, cara memimpin, cara bermasyarakat, dan cara mencintai Indonesia.
PeciMerah meyakini bahwa Indonesia tidak hanya membutuhkan pembangunan ekonomi, tetapi juga pembangunan peradaban. Peradaban lahir ketika manusia kembali kepada nilai Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial sebagaimana terkandung dalam Pancasila.
Melalui Ngeriung Girang, kita akan bersama-sama berdialog, bertukar gagasan, dan mencari ikhtiar bagaimana menjaga “jalan lurus” bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.
Mari hadir dan menjadi bagian dari gerakan moral serta kebudayaan untuk mewujudkan Indonesia Berperadaban.
UNDANGAN TERBUKA NGERIUNG GIRANG PECIMERAH โ EDISI 95
Tema:
RUWAT RUWET NEGERI PERTIWI
๐ Jumat malam Sabtu, 7 Agustus 2026
๐ข Pukul 19.30 WIB
๐ Mall Daan Mogot Kalideres โ Jakarta Barat, Indonesia
Mari hadir bersama para budayawan, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, dan seluruh anak bangsa dalam ruang dialog budaya dan kebangsaan.
Karena menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, tetapi amanah seluruh rakyat Indonesia.
PeciMerah
Mengusung Indonesia Berperadaban
“Jika Iblis bersumpah menghadang manusia di jalan yang lurus, maka tugas kita adalah saling menguatkan agar tetap teguh berjalan di jalan itu, demi Indonesia yang beradab, bermartabat, dan diridhai Allah SWT.”
[ Pecimerah Rumah Peradaban ]
