PeciMerah Betawi mendukung Penuh DARMA KUN untuk calon gubernur DKI

PeciMerah Betawi mendukung Penuh DARMA KUN untuk calon gubernur DKI

Pada Kamis (16/8/2024), KPU DKI Jakarta telah melakukan rapat pleno hasil verifikasi faktual syarat dukungan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen. Dari hasil rapat pleno, KPU DKI menyatakan Pasangan Dharma Pongrekun- Kun Wardana memenuhi syarat dukungan dan bisa mendaftar di Pilgub Jakarta lewat jalur independen.

Hal itu disampaikan Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata saat menyerahkan berita acara hasil verifikasi faktual kepada pasangan Dharma Pongrekun – Kun Wardana. Wahyu mengatakan pasangan tersebut bisa ikut mendaftar untuk berlaga di Pilkada 2024 pada 27 November 2024.

Kami bagian dari masyarakat betawi, rumah peradaban pecimerah mendukung darma KUN

Dari kami masyarakat Betawi dan warga Jakarta mengharapkan bersama-sama membangun Jakarta serta mewujudkan Jakarta menjadi kota peradaban, mengembalikan marwah Jakarta yang berkeadilan serta memajukan Kota Jakarta,” kata Mamat pecimerag [ H. AhmadBasun] menyampaikan dukungannya.

 

Lalu, dia juga menginginkan agar pasangan dharma KUN itu dapat mendengar dan memperjuangkan aspirasi, suara, kegundahan hati masyarakat Betawi dan warga Jakarta yang kehilangan manfaat kebijakan pemerintah daerah yang selama ini telah meringankan beban ekonomi dan sosial warga.

“Kami masyarakat Betawi dan warga Jakarta mendukung dan mengharapkan serta meminta kepada pasangan DHARMA KUN untuk mengembalikan program-program kesejahteraan bagi warga dan masyarakat yang saat ini tidak dapat kami rasakan kembali, seperti Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Lansia, Kartu Jakarta Mahasiswa, bantuan operasional tempat ibadah, dan bantuan pangan murah bagi orang kecil dan berbagai kemudahan yang dirasakan oleh masyarakat selama ini,” lanjutnya.

Menurut Mamat PeciMerah, Ia menilai ada kesamaan visi dan misi untuk membuat Jakarta menjadi kota peradaban yang lebih maju dan sejahtera. serta mengusung Indonesia Berperadaban.

Artikel Terkait

PECIMERAH: PANJI MORAL DI SAAT DARURAT AKHLAK

PECIMERAH: PANJI MORAL DI SAAT DARURAT AKHLAK

Pecimerah berdiri di antara tangan-tangan sejarah, diangkat bukan untuk dipuja, melainkan untuk dipikul sebagai amanah. Sebab…
PECIMERAH DAN GAGASAN INDONESIA BERPERADABAN

PECIMERAH DAN GAGASAN INDONESIA BERPERADABAN

Gagasan Indonesia Berperadaban berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak semata ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan…
Biar Pecah di Perut, Asal Jangan Pecah di Mulut

Biar Pecah di Perut, Asal Jangan Pecah di Mulut

“Biar pecah di perut, asal jangan pecah di mulut” adalah petuah para tetua Betawi yang sarat…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *